IKATAN BIDAN INDONESIA KABUPATEN KONAWE GELAR MUSYAWARA, FOKUS PADA PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANAK: LANGKAH STRATEGIS MENUJU KONAWE SEHAT

KONAWE, FigurSultra.com – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Konawe menggelar Musyawara yang bertujuan untuk memilih kepengurusan baru dan membahas program kerja yang lebih realistis untuk meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak. Kegiatan Musyawarah ini dilaksanakan di Gedung hotel tiga putra unaaha pada (29/1/2026).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh bidan-bidan dari seluruh kabupaten Konawe dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Yones, SE., MM.

Dalam wawancara eksklusif, Yones menjelaskan bahwa peran bidan sangat penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak.

“Bidan merupakan tenaga profesional yang bertanggung jawab dalam memberikan dukungan dan asuhan kepada ibu hamil, persalinan, dan nipas. Mereka juga memiliki peran penting dalam upaya pencegahan, promosi kesehatan, dan pertolongan persalinan,” kata Yones.

Selain itu, Yones juga menekankan bahwa angka kematian ibu dan anak merupakan indikator keberhasilan kinerja bidan.

“Ketika angka kematian ibu dan anak meningkat, hal ini menunjukkan bahwa kinerja bidan di lapangan kita ini agak buruk. Oleh karena itu, kita harus terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak,” tegas Yones.

Dalam Musyawara ini, diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang lebih baik dan program kerja yang lebih realistis untuk meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak.

“Kami berharap bidan-bidan yang tergabung dalam IBI dapat berperan sebagai pendamping warga dalam mengatasi berbagai macam ancaman terhadap kesehatan ibu dan anak,” jelasnya.

Sebelumnya, Konawe memiliki target untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak sebesar 30% pada tahun 2026. Untuk mencapai target ini, IBI Kabupaten Konawe akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe dan organisasi lainnya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.

Dengan adanya musyawarah ini, diharapkan Bidan-Bidan di Konawe dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan menurunkan angka kematian ibu dan anak. Kami juga berharap agar program kerja yang disusun dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Laporan: Aby Razak

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *