RAJA MOKOLE KONAWE TOLAK POLRI DI BAWAH KEMENTERIAN, MINTA TETAP DI BAWAH PRESIDEN RI

RAJA MOKOLE KONAWE TOLAK POLRI DI BAWAH KEMENTERIAN, MINTA TETAP DI BAWAH PRESIDEN RI.

KENDARI, FigurSultra.com – Ketua Lembaga Adat Tolaki (LAT), Sulawesi Tenggara (Sultra), Lukman Abunawas, Raja Mokole Konawe, menolak jika Polri berada di bawah Kementerian dan meminta agar tetap berada di bawah Presiden RI. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah video yang Burdurasi 1:16 menit tepatnya di Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Adat Tolaki Sultra Kota Kendari, Selasa (27/1/2026).

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera, salam Om Swastiastu Nama Budaya salam kebajikan,” ujar Lukman Abunawas.

“Saya Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Lembaga Adat Tolaki (LAT), Dr. H. Lukman Abunawas, S.H.,M.H., selaku Raja Mekole Konawe Sulawesi tenggara, dan sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Adat Tolaki, menolak dan tegas Polri dibawa kementerian dan mendukung sepenuhnya Polri tetap dibawa langsung Presiden Republik Indonesia sesuai amanat undang-undang,” tambahnya.

Lukman Abunawas juga menekankan bahwa Polri harus tetap jaya dan Indonesia semakin aman dan sejahtera. “Polri tetap jaya, Indonesia semakin aman dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen DPP LAT Sultra, Dr. Basrin Melamba, S.Pd., MA, menegaskan bahwa pernyataan Lukman Abunawas merupakan aspirasi masyarakat Tolaki dan Sultra. “Kami mendukung sepenuhnya pernyataan Raja Mokole Konawe, Lukman Abunawas, bahwa Polri harus tetap di bawah Presiden RI,”tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lukman Abunawas juga menyinggung tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap Polri dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melindungi hak-hak masyarakat,” pungkas ketua umum LAT tersebut.

 

Laporan: Aby Razak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *