FIGURSULTRA.COM KONAWE SELATAN – Dalam rangka perayaan Natal, organisasi Tamalaki Pobende Wonua Sultra juga ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan aman.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Konawe Selatan (Konsel), Ronal Rantealang ST, mengungkapkan kehadiran mereka dalam perayaan Natal Jemaat Tiberias Pembula Ajaya adalah bentuk solidaritas dan dukungan.
Dalam wawancara dengan tim reporter, Ronal Rantealang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan ibadah perayaan Natal yang diadakan oleh jemaat Tiberias Pembula Ajaya sebelum tanggal 25 Desember di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
“Kegiatan ini adalah bentuk toleransi dan kebersamaan di Konawe Selatan, dimana orang berbeda-beda agama, berbeda-beda suku, tapi semua bisa hidup harmonis, bahkan saling mendukung,” kata Ronal Rantealang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Konda yang selalu merespon kegiatan-kegiatan seperti ini dan memberikan pengamanan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Konda yang selalu hadir dan memberikan pengamanan dalam kegiatan-kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Ronal Rantealang juga menekankan pentingnya toleransi dan kebersamaan di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
“Konawe Selatan ini merupakan gambaran Indonesia Mini, dimana toleransinya sangat tinggi. Tidak ada perbedaan, perbedaan itu hanya pada keyakinan, tetapi persaudaraannya itu lintas keyakinan, lintas perbedaan,” tegasnya.

Ia berharap bahwa toleransi dan semangat kebersamaan di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dapat terus dijaga dan dipupuk.
“Harapannya, toleransi dan semangat kebersamaan di Konawe Selatan ini terus dijaga, terus dipupuk, sampai mungkin dunia ini berakhir,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Ronal Rantealang juga menyampaikan bahwa organisasi Tamalaki Pobende Wonua Sultra ikut serta menjaga keamanan dalam menjalankan ibadah Natal di Konsel.
“Kami juga mengapresiasi peran aktif organisasi Tamalaki Pobende Wonua Sultra dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam perayaan Natal ini,” tambahnya.
Ronal Rantealang juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini dapat memperkuat hubungan antar umat beragama dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya toleransi dan kebersamaan.

“Kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam meningkatkan toleransi dan kebersamaan, serta memperkuat hubungan antar umat beragama,” pungkas Ronal Rantealang tersebut.
Dengan demikian, kegiatan perayaan Natal Jemaat Tiberias Pembula Ajaya dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam meningkatkan toleransi dan kebersamaan, serta memperkuat hubungan antar umat beragama di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
Laporan: Aby Razak












