Ketgam : Peserta pelatihan implementasi sedang melakukan curah pendapat tentang materi yang dipelajari
Figursultra.com, Kolaka – Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan, lima SMA di Kabupaten Kolaka mendapatkan pendampingan intensif melalui Pelatihan Implementasi di SMA Negeri Kolaka pada 20 hingga 22 November 2025.
Pelatihan implementasi ini merupakan keberlanjutan dari pelatihan dan pendampingan yang dimulai dari Bulan September 2025.
Peserta pelatihan terdiri dari kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dari SMAN 1 Latambaga, SMAN 1 Kolaka, SMAN 2 Kolaka, SMAN 1 Wundulako, Pomalaa, serta sejumlah guru Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) diKabupaten Kolaka.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas sekolah dalam menyusun profil sekolah berdasarkan Evaluasi Diri Sekolah, Analisis SWOT, dan Berbasis Aset, serta rencana kerja tahunan hingga rencana peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.
Melalui diskusi terarah dan latihan penyusunan dokumen, peserta didorong untuk memastikan setiap rencana dan program sekolah tersusun secara terukur dan relevan sehingga dapat dipastikan dapat diimplementasikan pada tahun ajaran berikutnya.
“Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan, keterampilan, dan pemahaman dalam mengelola sekolah yang berorientasi pada mutu pendidikan. Metode yang digunakan fasilitator kreatif, aplikatif, dan mendorong peserta aktif serta berbagi pengalaman nyata”, ucap Ibu Syahriani.
Peserta pelatihan. Sejak bulan September lalu, SMA Negeri di Kolaka telah mendapatkan rangkaian pelatihan dan pendampingan melalui Lighthouse School Program. Melalui Lighthouse School Program, SMA Negeri di Kolaka berupaya untuk mewujudkan sebuah SMA efektif yang melampaui Standar Nasional Pendidikan dengan menghasilkan lulusan berkualitas sehingga menjadi referensi bagi sekolah lainnya.
“Harapan kami bahwa pelaksanaan Program Lighthouse School yang dimulai tahun ini melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dapat menjadi momentum penting dalam peningkatan mutu pendidikan menengah. Program ini diharapkan mampu memperkuat manajemen sekolah, meningkatkan profesionalisme guru, serta menghadirkan lingkungan belajar
yang lebih efektif bagi seluruh peserta didik sehingga mampu berkembang menjadi model praktik baik yang dapat ditiru oleh sekolah-sekolah lain di wilayah Sulawesi Tenggara. Melalui upaya bersama ini, kami meyakini kualitas layanan pendidikan akan semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah” ucap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Bapak Prof. Dr. Aris Badara, S.Pd., M.Hum.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola sekolah sekaligus menyiapkan calon pemimpin pendidikan yang mampu membawa perubahan positif pendidikan di Kabupaten Kolaka.












